Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Viral !… Warga Tutup Gang dengan Material Bangunan di Balikpapan

21
×

Viral !… Warga Tutup Gang dengan Material Bangunan di Balikpapan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BALIKPAPAN – Sebuah video yang viral di platform TikTok gang tertutup oleh batu material bangunan oleh warga diduga sengaja menutup akses gang di Kota Balikpapan dengan batu pondasi material bangunan. Kejadian ini menarik perhatian publik setelah video tersebut beredarluas dimasyarakat pada tanggal 17 Oktober 2025 lalu.

Dari informasi yang diperoleh, penutupan gang tersebut diduga disebabkan oleh masalah tanah yang dijadikan Jalan atau Gang didaerah setempat atau mengenai pemanfaatan ruang akses publik.

Example 300x600

Meskipun Rpat di Kantor Satpol PP telah dilakukan pada 17 Juli 2025 untuk membahas aduan terkait bangunan yang mengganggu ketertiban umum, namun permasalahan ini belum menemukan titik terang. Rapat dihadiri oleh pihak Satuan Polisi Pamong Praja Kota Balikpapan, Ketua RT 05 dan RT 06, serta perwakilan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Dewi Cahyawati Buka LDK Mahasiswa STIA PM Palu

Dalam rapat tersebut, disimpulkan Saudara dengan inisial TI bersedia untuk membongkar material yang menutup akses gang dengan ukuran 1,5 m x 14 m, agar dapat kembali dijadikan jalan umum. Jangka waktu yang disepakati adalah tiga bulan terhitung sejak berita acara dibuat.

Selain itu, terdapat juga kesepakatan bahwa lahan yang masuk ke jalur akses gang akan dihibahkan untuk kepentingan masyarakat. Jika pembongkaran mandiri belum dilaksanakan, pemerintah setempat berhak untuk membongkar material bangunan tersebut.

Perwakilan masayarakat mengatakan, penutupan akses gang menimbulkan keresahan di kalangan warga dan dapat menghargai proses sepakatan yang telah setujui bersama, palagi lagi saat ini gang yang tertutup dengan material batu pondasi tentunya menghambat mobilisasi masayarakat.

Baca Juga :  Wagub Sulteng Pimpin Upacara HAB ke-80 Kemenag, Dorong Moderasi dan Harmoni Beragama

Warga setempat merasa kesulitan untuk beraktivitas, padahal didapatkan informasi gang tersebut telah sejak lama digunakan secara rutin oleh masyarakat setempat. Beberapa saksi melaporkan bahwa penumpukan material bangunan terjadi diduga secara sengaja dilakukan oleh salah satu pihak yang terlibat.

Situasi ini memicu diskusi di media sosial, dengan banyak pengguna/netizen mengekspresikan pendapat mengenai hak penggunaan ruang publik dan dampak dari tindakan tersebut terhadap kehidupan sehari-hari warga.

Oleh karena itu, masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini agar aksesibilitas warga tidak terganggu. (***)

 

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!