Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Sekda Kota Bekasi Buka Pelatihan Kota HAM Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

33
×

Sekda Kota Bekasi Buka Pelatihan Kota HAM Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Responsif dan Inklusif

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KOTA BEKASI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Drs. Junaedi, membuka kegiatan Pelatihan Kota Hak Asasi Manusia (HAM) di Kota Bekasi. Selasa 01 September 2026 yang diikuti sebanyak 25 peserta dari jajaran aparatur Pemerintah Kota Bekasi, akademisi, serta perwakilan elemen masyarakat. Rabu (02/09/26).

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari hingga 3 September 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman dan penerapan perspektif HAM dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Junaedi menyampaikan bahwa sebagai kota metropolitan yang berkembang pesat dengan dinamika sosial serta tingkat keragaman masyarakat yang tinggi, Pemerintah Kota Bekasi menyadari bahwa tata kelola pemerintahan tidak cukup hanya berorientasi pada pembangunan fisik.

Pembangunan juga harus berjalan seiring dengan pemenuhan hak-hak dasar setiap warga negara.

Baca Juga :  Sambut HUT RI ke-81, Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tolitoli dan Staf Gelar Gotong Royong Pagi Buta

“Pemerintah daerah merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan kewajiban negara untuk menghormati, melindungi dan memenuhi hak asasi manusia. Karena itu, setiap kebijakan pembangunan, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan hidup hingga perlindungan terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas harus berlandaskan pada prinsip-prinsip HAM,” ujar Junaedi.

Menurutnya, pelatihan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur Pemerintah Kota Bekasi agar mampu mengintegrasikan perspektif HAM ke dalam program kerja dan pelayanan masyarakat secara konkret. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan dialog antara pemerintah daerah, masyarakat sipil, akademisi serta kelompok komunitas di Kota Bekasi.

Sekda Kota Bekasi, Junaedi juga menekankan pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang responsif, inklusif dan adil sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar mampu memberikan manfaat dan menjamin terpenuhinya hak masyarakat tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Raden Gani Muhamad Pimpin Rapat Minggon di Medan Satria Perlahan Pamitan

“Selama tiga hari ini, Saudara-saudara akan mendapatkan kesempatan penting untuk berdiskusi, mendalami instrumen HAM serta menyusun rencana tindak lanjut bagi pembangunan Kota Bekasi. Saya minta seluruh peserta mengikuti rangkaian sesi pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, aktif dan penuh semangat partisipatif,” ungkapnya.

Pelatihan Kota HAM tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi dapat menghasilkan langkah konkret yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Dengan demikian, prinsip-prinsip HAM dapat semakin terintegrasi dalam pembangunan Kota Bekasi menuju tata kelola pemerintahan yang semakin humanis, adil dan berpihak pada pemenuhan hak seluruh masyarakat.

(Fth/Bon/Dokpim/Uung)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!