Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Polri

Polresta Palu Gagalkan Aksi Tawuran Geng Motor: 96 Orang Terjaring Razia

17
×

Polresta Palu Gagalkan Aksi Tawuran Geng Motor: 96 Orang Terjaring Razia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU – Kepolisian resort Kota Palu menggagalkan aksi tawuran geng motor, puluhan kenderaan roda dua dan pelajar setingkat SMP/SMA diamankan, di Mapolresta Palu, Jalan Samratulangi,Kota Palu.

Pengagalan aksi tawuran geng motor tersebut di pimpin langsung oleh Kapolresta Palu, Kombes Pol. Barliansyah, di wilayah Tanamodindi Kota Palu Sabtu (13/1/2024) malam.

Example 300x600

“Kegiatan razia geng motor tersebut dilakukan tadi malam, sebab ada informasi setelah mereka berkumpul mau melakukan penyerangan ke satu wilayah Kota Palu, namun kita gagalkan penyerangan tersebut tidak terjadi,” kata Kapolresta Palu Kombes Pol Barliansyah di Halaman Mapolresta Palu, Minggu (14/1/2024).

Ia mengatakan, dari hasil razia tersebut, sebanyak 96 orang geng motor diamankan 84 orang masih berstatus pelajar setingkat SMP/SMA, 12 lainnya bukan pelajar dan 67 kenderaan roda dua diamankan.

Baca Juga :  Podcast Presisi, Dirresnarkoba Polda Sulteng Ajak Masyarakat Bersatu Selamatkan Generasi Muda

“Selain kenderaan roda dua turut pula diamankan barang bukti lain diantaranya seperti busur, pisau, handgrip, parang, topeng dan bendera geng motor tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, dari 96 ditangkap hasil pendataan kembali 12 tanpa nama masih diidentifikasi, 3 orang tergabung geng Simpang, 5 orang Anabneo, 2 orang Devil, 6 orang Tanza, 3 orang D”saster, 10 orang Pogesta, 6 orang foremery, 16 orang Las Vegas, 6 orang Tesos 21,3 orang Asteban, 4 orang X Box, 5 orang Sarkopa, 8 orang Magalax,1 orang Dego-Dego, Nubitex dan Pondok masing-masing 3 orang.

“Para pelajar bergabung dalam geng motor tersebut memiliki kebanggaan tersendiri,” kata Barliansyah.

Baca Juga :  Jamin Ketersediaan Stok di Pasar, Kapolri Harap Tak Ada Antrean Warga Terkait Minyak Goreng

Ia mengatakan, orang tua masing-masing pelajar ini dipanggil dengan membuat surat pernyataan agar bisa didik dan dibina dan sekolahnya kita datangi dan sampaikan kepada kepala sekolahnya bahwa anak didiknya tergabung dalam Geng motor.

“Sampai saat ini kepolisian masih mengamankan mereka untuk dimintai keterangan guna penyelidikan lebih lanjut,” ucapnya.

Ia tak menampik kalau geng motor ditangkap ini ada menjadi pelaku pembusuran baru-baru terjadi di Jalan Tombolotutu.

“Sekarang masih kita selidiki, semoga dalam waktu dekat pelakunya bisa kita ungkap, mohon doanya,” katanya.

Olehnya ia mengimbau kepada masyarakat melihat anak-anak pelajar bergabung dalam geng motor agar melaporkan kepada pihak kepolisian. (Jamal)

Example 300250
Example 120x600
error: Content is protected !!